Ilmu seni rupa lengkap, pengertian, unsur, media, dll

Posted: 14 Juli 2012 in Tentang Seni dan Seniman, tips and trik
Tag:, , , , , , , ,

A. Pengertian dan Media Seni
Istlah seni dalam bahasa Inggris disebut art dalam bahasa Latin disebut ars dalam bahasaYunani disebut techne . Techne artinya kemahiran atau keterampilan membuat sesuatu benda.Menurut Ensiklopedia Indonesia seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karenakeindahan bentuknya orang senang melihat dan mendengarnya.Karya seni tercipta melalui pilihan media yang beragam. Bedasarkan media yang digunakanseni dibedakan menjadi tiga :

1. Seni yang dapat dinikmati melalui media pendengaran(audio art)
misalnya seni music, senisuara dan seni sastra

2. Seni yang dinikmati melalui media penglihatan(visual art) misalnya lukisan, poster, senibangunan, seni gerak beladiri.

3. Seni yang dinikmati melalu media penglihatan dan pendengaran(audio visual art) misalnya pertunjukan music, pagelaran wayang, film.

B. Bentuk dan Fungsi Seni Rupa Daerah Setempat

Seni rupa adalah ungkapan gagasan atau perasaan yang estetis dan bermakna yang diwujudkanmelalui media :
titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan gelap terang
yang ditata denganprinsip-prinsip tertentu. Menurut kegunannya karya seni rupa dibedakan menjadi dua yakni senirupa terapan dan seni rupa murni. Seni rupa terapan mengutamakan fungsi pakainya selain jugadinikmati segi keindahannya sedangkan seni murni mengutamakan fungsi keindahan.Seni rupa berdasarkan wujudnya dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Seni rupa dua dimensi
(dwimatra)
adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang danlebar dan hanya dapa dilihat nlai estetiknya dari satu arah. Misalnya lukisan, batik, foto danwayang kulit.

2.Seni rupa tiga dimensi
(trimatra)
adalah karya seni rupa yang memiliki ukuran panjang, lebardan tinggi dan dapat dilihat estetiknya dari berbagai arah. Misalnya patung, meja dan kursi.
Monalisa (Leonardo da vinci) Batik Batang Wisanggeni Petung Dewa Wisnu Meja belajar
LEMBAR INFORMASI

Seni rupa berdasarkan fungsinya dapat dibedakan sebagai berikut.

1.Seni rupa murni adalah seni rupa yang mengarah para karya yang anya untuk tujuan pemuasanekspresi pribadi atau kebutuhan batin. Misalnya seni lukis, seni patung, kriya hias.

2.Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang memiliki fungsi ganda yaitu selain untuk pemenuhan kebutuhan batin juga untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari sesuai kegunaannya.Misalnya meja, kursi, pakaian dan perlengkapan rumah tangga.
C. Seni Rupa Murni Daerah Setempat
Karya seni murni banyak dijumpai di daerah-daerah, misalnya seni lukis SokarajaBanyumas dan seni patung Muntilan-Magelang Jawa Tengah, seni lukis wayang dan patungkeramik Bantul Yogyakarta, seni lukis dan patung Ubud Gianyar Bali, seni patung AsmatPapua, dan masih banyak lagi karya seni murni dari daerah lain. Dari berbagai jenis karya senirupa murni diberbagai daerah tersebut masing-masing memiliki karakteristik atau cirri khassendiri-sendiri. Adapun ciri khas yang membedakan karya seni rupa murni daerah satu dengandaerah lainnya adalah nilai-nilai budayanya.Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa seni rupa murni daerah adalah gagasanmanusia yang berisi nilai-nilai budaya daerah tertentu yang diekspresikan melalui polakekuatan tertentu dengan media titik, garis,bidang,bentuk,warna tekstur,dan gelap terang yangditata dengan prinsip tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna. Denganperkataan lain, seni rupa murni daerah adalah seni rupa murni yang berisi nilai-nilai budayadaerah tertentu. Seni rupa murni daerah setempat antara lain terdapat pada karya seni lukis,seni patung dan seni grafis.

1. Seni LukisSeni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang berdimensidua. Melukis adalah kegiatan membubuhkan cat (kental maupun cair)diatas bidang yang datar. Dari pembubuhan cat tersebut diharapkan dapatmengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif.Nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yangdimiliki pelukisnya. Seni lukis daerah sudah tentu mengandung nilai-nilai budaya daerah yang bersangkutan. Contoh lukisan dari BasukiAbdullah
Diponegoro

2. Seni Patung DaerahSeni patung merupakan cabang dari karya seni rupa yangberdimensi tiga. Membuat patung berarti membuat benda tigadimensi dengan bahan, alat,dan teknik tertentu sehinggamenghasilkan karya yang indah dan bermakna. Patung sebagaikarya seni rupa murni daerah tertentu memiliki nilai-nilai budayadaerah.
Patung Durendi Plelen Lor Gringsing
3.Seni GrafisSeni grafis merupakan salah satu cabang seni rupa dua dimensiyang dikerjakan dengan teknik cetak. Terdapat beberapa ragamseni grafis, antara laian seni grafis yang dibuat dengan teknik sablon, cetak tinggi, cetak dalam, dan cetak etsa. Di Indonesia ,lukisan cap tangan gua di Sulawesi, yang merupakan buktiditerapkannya teknk grafis ketika itu.Fungsi seni grafis sebagai teknik untuk menciptakan desain senimurni dan sebagai alat atau eknik untuk memproduksi(menggandakan) karya seni. Tokoh seniman grafis Indonesiaantara lain Firman Lie, Kaboel Suadi dan Suromo.
Cetak Dalam

D. Tema Seni Rupa Murni Daerah.
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai makhluk sosial, manusia selalu berhubungandengan manusia yang lain. Kebutuhan hidup manusia dapat digolongkan menjadi tiga, yaitu(1)kebutuhan primer,yang berkaitan dengan kebutuhan pangan, sandang, dan papan;(2)kebutuhan sosial, yang berkaitan dengan manusia yang lain; dan (3)kebutuhan integrative,yang berkaitan dengan citarasa keindahan. Untuk memenuhi kebutuhan akan citarasa keindahan,manusia berpikir dan membuat karya seni. Tema yang sering muncul dalam karya seni rupaadalah hal seputar manusia dan hubungan dengan dunianya.* Manusia dan dirinya sendiriSeni rupa sebagai media ekspresi diri, seringdijadikan sarana pengungkapan gagasan.Dirinya sendiri dapat juga dijadikan objek perwujudan ungkapan citarasa keindahan. Halini dapat dijumpai pada pelukis ekspresionisnusantara, Affandi, yang beberapa kali
membuat lukisan yang berjudul “Potret Diri”.
Hal ini juga ditemui pada pelukis ekspresionisdari Belanda, Vincent van Gogh, maupun padapelukis lainnya
Potret diri Van Gogh
* Hubungan manusia dengan manusia yanglainManusia sebagai makhluk sosial senantiasaberhubungan dengan sesamanya, baik dalamrangka menjalin hubungan kekerabatan,persaudaraan, persahabatan, kerja sama,emosional,maupun hubungan sosial lainnya.Manusia dalam mengekspresikan citarasakeindahan sering menjadikan orang-orangdisekitarnya sebagai objek lukisan. misalnyaistrinya , anak-anaknya, orang tuanya,saudaranya, temannya,tetangganya, kekasihnyaatau sahabatnya.
Kakak dan adik
* Hubungan Manusia dengan alamsekitarnyaAlam yang ada disekitar manusia dapat jugadijadikan objek karya seni rupa. Misalnyabinatang, tumbuh-tumbuhan, pegunungan,sungai, danau, ngarai, hutan, pantai, laut,awan, langit, bintang, bulan dan matahari.Karya seni rupa yang bertemakan alam sekitardapat juga digunakan untuk mengekspresikanbetapa besar Kuasa TUHAN.
pemandangan sungai
* Manusia Dengan KegiatannyaManusia dalam kehidupan sehari-hari selalumalakukan aktifitas atau kegiatan dalamrangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Adayang bekerja disawah;seperti mencangkul,membajak, menanam padi, dan memanen padi.Ada juga kegiatan lain seperti nelayanmenangkap ikan dilaut, memancing ikandisungai, memelihara ikan di kolam.
menanam pohon
*. Manuasia dengan alam bendaAlam benda yang dapat dijadikan obyek karya seni rupa ada bermacam-macam. Bendadi sekitar kita bewntuknya ragam, sepertibentuk kubistis, silindris dan bentuk bebas.
a. Bentuk Kubistis
Bentuk kubistis adalah bentuk-bentuk yangmenyerupai kubus atau benda yangbentuk dasarnya kubus. Contohnya : TV,meja, kursi, kulkas, lemari.
b. Bentuk Silindris
Bentuk silindris adalah benda yang bentuk dasarnya menyerupai silindris atau bulat .Contohnya : gelas, botol, bolam lampu, bola,kendi, teko, ember, guci, cangkir , kalengdan piring
c. Bentuk Bebas
Bentuk bebas adalah benda yang bentuknyatidak beraturan atau yang tidak termasuk kubistis dan silindris.
Contohnya : kain,buah-buahan, bunga, busana,
. Gambar Kubistis, Gambar silindris, Gambar bebas
D. Gaya Seni Rupa Murni Daerah
Gaya corak atau aliran senirupa sangat beranekaragam sejalan dengan perkembangankebudayaan di muka bumi ini. Manusia yang hidup pada jaman yang masih sangatsederhana memiliki ekspresi seni rupa yang sederhana pula. Sedangkan manusia yang hiduppada jaman modern memiliki ekspresi seni rupa yang juga modern. Bahkan manusia yanghidup pada jaman sekarang ini sudah melampaui tahap modern atau sering disebut
 postmodern
.Gaya seni rupa murni yang ada di daerah lebih cenderung tradisional. Hal inidisebabkjan oleh keinginan perupanya yang mempertahankan nilai-nilai tradisi daerahnya.Gaya seni rupa tradisional bersifat turun temurun, artinya karya seni rupa dicipta olehmasyarakat tidak mengalami perubahan dari masa ke masa. Gaya seni rupa tradisional dapatdibedakan menjadi dua gaya yaitu, primitive dan klasik.1. Primitif Istilah primitif diambil dari kata primayang berarti pokok atau hal yang mendasar(sederhana). masyarakat yang budayanyaprimitif memiliki karya seni rupa dengancirri-ciri sederhana, baik dari segi bentuk atau warnanya. Di Nusantara kareaya senirupa warga masyarakat Asmat Papua, dapatdikatakan bergaya primitif. Hal ini dapatdilihat dari kesederhanaan bentuk danwarnanya. Begitu juga dengan masyarakataborigin Austraslia.
 Karya seni Asmat Papua
2. Klasik Klasik mengandung pengertian kuno atau jaman dahulu kala. Dinusantara, zamanklasik terjadi pada masa Hindu-Budha.Pada masa kini karya seni rupa sudahmengalami perubahan gaya sederhanamenjadi rumit dan ornamental.Gaya klasik dipengaruhi oleh budaya India melaluiagama Hindu dan Budha. Hal inilah dapatdilihat dari bentuk bangunan candi patungBudha di Borobudur dan Prambanan.
Gb.1.14 Borobudur
Rangkuman .
* Seni rupa murni daerah adalah seni rupa murni yang berisikan nilai-nilai budaya daerahtertentu* Ragam atau jenis karya seni rupa murni daerah terdiri dari dua jenis yaitu seni lukis danseni patung* Tema yang sering muncul dalam berkarya seni rupa adalah seputar manusia danhubungannya dengan dunia, yaitu : manusia dan dirinya sendiri, denga manusia yanglainnya, dengan alam sekitarnya, dengan kegiatannya, dengan alam benda, dan denganalam khayal.* Gaya seni rupa murni daerah bersifat tradisional dan terdiri 2 jenis yaitu klasik danprimitif
Unsur-Unsur Seni Rupa Murni
Unsur seni rupa adalah unsur-unsur visual yang dapat dilihat wujudnya yang digunakan untuk membentuk karya seni. Wujud atau unsur-unsur seni rupa tersebut berupa titik, garis, bidang,bentuk, warna, tekstur, nada gelap-terang, dan ruang.
1. Titik
Titik adalah unsu seni rupa yang paling sederhana
2. Garis
Garis terbentuk melalui goresan atau tarikan dari titik yang satu ke titik yang lain.Bermacam bentuk garis, yaitu garis lurus, garis lengkung, garis putus-putus, garis tak beraturan, dan lain lain. Stiap garis tersebut dapat menimbulkan kesan yang beragam yangdinamakan sifat garis. Misalnya, garis lurus dapat mengesankan kaku, tegas, dan keras.
3. Bidang
Bidang nerupa permukaan yang datar. Suatu garis yang dipertemukan ujung pangkalnyaakan membentuk bidang, baik bidang geometric ( segitiga, persegi, dan persegi panang )maupun bidang organik ( lengkung bebas ). Bidang juga mempunyai sifat yang beragamsesuai bentuknya.
4. Bentuk
Bentuk terjadi melalui penggabungan unsure bidang. Misalnya sebua kotak terwujud dariempat sisi bidang yang disatukan. Kesn dan sifat suatu benda lebi ditentkan oleh nada gelap-terang, warna, dan tekstur benda. Misalnya, benda bertekstur kasar member kesan beratdaripada yang bertekstur halus.
5. Warna

Ada tiga jni warna dasar, yaitu merah, kuning, dan biru. Dari ketiga warna tersebut, dapatdiperoleh berbagai jenis warna melalui proses pencampuran. Warna dapat memberkankesan tertentu. Ada warna muda dan warna tua, warna terang dan warna gelap, serta warnaredup dan warna cerah. Warna gelap cenderung member kesan berat, sebaliknya warnaterang dapat member kesan ringan.

6.Tekstur
 Tekstur adalah pemukaan suatu benda, ada yang halus ada yang kasar. Tekstur kasar,misalnya terdapat pada banag kayu, daun, dan batu.b Tekstu halus, misalnya kaca, plastik,dan kertas. Dalam penggambaran bentuk benda, tekstur bisa mengesankan bobot ringan danberat.
7. Gelap-terang
Benda yang tertimpa cahaya ( secara langsung atau tidak langsung ), ada sisi yang gelap danada sisi yang terang. Penggambaran bentuk benda yng baik, salah satunyaditentukan olehkelihaian menentukan sisi gelap dan sisi terang secara tepat.
8. Ruang
Dalam seni bangunan, ruang terbentuk atas dua atau beberapa dinding yng berjarak. Ruang juga bisa berupa rongga yang tedapat dalam seni patung. Ruang di alam nyata dinamakanruang nyata. Ruang yang diwujudkan dalam gambar dinamakan ruang khayalan ( imajiner ).Kesan ruang tersebut dapat diperoleh dengan menggunakan perspektif, gelap-terang, danwarna.
Asas-asas dalam seni rupa murni
Asas-asas dalam seni rupa berlaku terhadap semua cabang seni rupa. Asas-asas tersebutmnyangkut komposisi dan proporsi. Karya seni yang baik selalu berdasarkan kaidah kompisisidan proporsi tersebut.
1. Komposisi
Komposisi adalah tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan keselarasandalam suatu karya seni rupa.a.
2. Keseimbangan
Keseimbangan(balance) adalah kesan yang dapat memberikan rasa mapan (tidak berat disalah satu sisi) sehingga tidak ada ketimpangan dalam penempatan unsur- unsur rupa (garis,bentu, warna, dan lain-lain).b.
3. Kesatuan
Kesatuan(unity) adalah hubungan keterkaitan antara unsur-untur rupa yang mengarah padapusat perhatian. Unsur- unsur gambar yang baik akan menyatu- padu, tidak terkesan terpencaratau berantakan.c.
4. Irama
Irama(rhythm) adalah uraian kesan gerak yang ditimbulkan oleh unsur-unsur yang dipadukansecara berdampingan dan keseluruhan. Irama dalam seni rupa ibarat alunan lagu atau musicyang diatur sedemikian rupa sehingga tercipta suatu keindahan. Irama dalam lukisan juga bisadiwujudkan dengan pengaturan warna dan bidang.d.
5.obyek fokus
obyek fokus /Pusat perhatian(center point ) bahwa setiap karya seni hendahnya dibuat ada unsur yang paling dominan (pusat perhatian)e.
6. Keselarasan
Keselarasan(harmony) adalah kesan kesesuaian antara unsure yang satu dengan yang laindalam satu kesatuan susunan. Misalnya , gambar buah apel yang ukurannya lebih besardaripada buah papaya.
7. Proporsi
 Proporsi adalah kesan kesebandingan yang ideal (pantas sesuai dan benar) antara unsur yang satudengan unsur lainnya dalam satu kesatuan unsur rupa. Penggambaran bentuk byek yang tidak proporsi akan terlihat janggal. Misalnya gambar tangan manusia yang kurannya lebih panjang dariukuran kakinya.
Gb. 2.1. Proporsi wajah
C. Bahan dan Alat
1. BahanBahan melukis adalah segala material yang dapat digunakan untuk kegiatan melukis. Bahanuntuk melukis dapat dibedakan menjadi dua, yaitu cat atau tinta (cat air, cat minyak, catakrilik, tinta cina,dan pewarna lainnya) dan bidang lukis (kertas, kanvas, tripleks,kaca,keramik,tembok,dan lainnya).2. AlatAlat melukis adalah segala perkakas yang dapat digunakan dalam kegiatan melukis. Untuk melukis, kita dapat menggunakan kuas cat air, kuas cat minyak, pisau palet,palet, sprayer,dan esel.
D. Teknik
Teknik melukis adalah cara-cara yang digunakan untuk melukis. Teknik melukis dapatmenggunakan beberapa cara, yaitu; aquarel atau transparan, plakat atau menutup, spray atausemprot, pointilis atau titik-titik, dan tempra.
1. Aquarel
Teknik aquarel atau transparan adalah
cara melukis dengan menggunakan bahan cat air dengan sapuan warna yang tipis sehingga hasilnya tembus pandang (transparan).
2. Plakat
Teknik plakat merupakan cara melukis dengan bahan cat air, cat akrilik, atau cat minyak dengan sapuan warna yang tebal atau kental sehingga
hasilnya tampak pekat atau menutup.
3. Spray
Teknik spray atau semprot adalah
cara melukis dengan bahan cat yang cair yangdisemprotkan dengan sprayer.
Teknik ini sering digunakan untuk membuat reklame visual.
4. Pointilis
Teknik pointilis atau
titik-titik merupakan cara melukis yang dalam membuat gelap-terangnya gambar
atau pencampuran warna dengan membuat titik-titik.
5.Tempra
Teknik tempra merupakan cara melukis pada tembok
dengan sedemikian rupa sehinggahasilnya menyatu dengan arsitektur
E. Gagasan Melukis
Seperti yang telah dijelaskan di atas, melukis adalah membubuhkan cat diatas bidang datar.Pembubuhan cat tersebut diharapkan dapat mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektifdaripelukisnya. Untuk itulah diperlukan gagasan yang kreatif dalam proses melukis. Ragam gagasan yangberupa tema dan gaya lukisan, baik seni rupa nusantara maupun mancanegera dapat dijadikan pedomanuntuk berkarya. Namun demikian, kreativitas gagasan diperlukan untuk peningkatan kualitas karyalukisan
F. Langkah-Langkak Melukis
1. Cat Air dengan Teknik Aquarel
a.  Menyiapkan bahan dan alat
. Siapkan bahan dan alat yang diperlukan untuk melukis,seperti; kertas gambar,cat air,air dan tempatnya,kuas cat air,palet cat air, dan kainlap.
b.Menemukan gagasan
.Pastikan objek yang akan dilukis sudah ada dipikiran atau didepan mata yang berupa model, sehingga jelas apa yang harus dilukis.
c. Membuat sketsa
. Buatlah sketsa objek lukisan dengan pensil tipis-tipis sehinggaapabila terjadi ketidaktepatan dapat diperbaiki.
d. Membasahi kertas dengan air
. Basahi bidang kertas yang akan diwarnai dengan airsecukupnya dengan kuas cat air.
e. Mewarnai.
Bubuhkan cat air yang sudah disiapkan, pada bidang kertas yang sudahdibasahi dengan kuas cat air. Arah sapuan kuas dari kiri menuju ke kanan, dari atasmenuju ke bawah dengan menyesuaikan bidang yang diwarnai. Usahakan tidak menyapukan kuas keberbagai arah dan tidak mengulang-ulangnya. Hal ini dapatmengakibatkan kerusakan pada intensitas warna dan kertasnya bisa robek. Denganperkataan lain, sapukan warna sekali saja. Oleh karena itu, persiapan cat air denganperolehan warna yang matang. Gunakan air pengencer sedikit saja.
f. Sentuhan akhir (finishing). Setelah yakin semua bidang sudah diwarnai dengan baik, akhirilahkegiatan melukis dengan memberi sentuhan warna pada bagian tertentu sehinggalukisan tampak lebih ekspresif.
2. Cat Akrilik/Minyak dengan Teknik Plakat
a. Menyiapkan bahan dan alatSiapkan bahan dan alat, misalnya:cat minyak, minyak lukis, minyak pencuci kuas,kanvas, kuas cat minyak, palet, esel, dan kain lap.b. Menemukan gagasanPastikan sudah ada gagasan yang akan dilukis atau model di hadapan kalian.c. Membuat sketsaBuatlah sketsa objek lukisan dengan pensil atau cat minyak pada kanvas.f. MewarnaiWarnai bidang lukisan dengan cat minyak yang sudah disiapkan dengan rata.Pastikan semuabidang sudah diwarnai sesuai dengan rencana atau kenyataan.g. Sentuhan akhirAkhirilah kegiatan melukis dengan memberi sentuhan warna pada bagian tertentusehinggalukisan tampak lebih ekspresif.
About these ads
Komentar
  1. Moga mengatakan:

    kak, coba kasih contoh min 5 gmbar proporsi tangan manusia.!
    Makasih..

  2. SUCI RAHMADANY mengatakan:

    keren banget gilaa!!!!

  3. Ivan17an mengatakan:

    Makasih pencerahannya gan. Tetap BERKARYA..!!!

  4. Meynisa mengatakan:

    .kok gada contoh seni rupa terapan sihhh……..

  5. hanif mengatakan:

    siippp infonya

  6. cahyadi mengatakan:

    mkch ats inform yg ka2 senior posting,
    mkch bwangt

  7. jong soo hwa mengatakan:

    makasii yaa

  8. adink mengatakan:

    TQ masss.. !! :)

  9. Inisial "R" mengatakan:

    aaghhh…..

    katanya lengkap..?
    kenapa kebanyakan seni rupa murni…… aja?
    terapan, media, cabang seni yang di tinjau dari umum, jenisnya dan dari segi indrawinya mana…?

komentar sobat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s